Maka tersebutlah dalam catatan
adanya
Serat Pararaton hikayat
raja-raja
Ken Arok yang ingin
berkuasa
Menempa sebilah pusaka
Lambang kegagahan dan tuah
jaya
Tanda legitimasi simbol
adidagya
Juga jadi alat meregang
kuasa
Dari tangan yang berhak
memegangnya
Ke Desa Lulumbang pada sang
Mpu dia berjumpa
Tempoh satu warsa ikat
janji sang Mpu meminta
Agar pusaka siap
ditempa
penuh kesaktian dan
tuah ia berupa
pengisian ikhlas dalam
doa
sang Mpu yang gigih
berkarya
wadah sang pemiliknya
mencapai segala
seribu satu hajat yang
dicita
qabul dan maqbul segala
tujuan di dunia..
Halim Fansuri – 10
Mei 2026/22 Zulka’edah 1047H/1021H)
p/s: ..mereka yang tak sabar dan tergesa-gesa, niat berubah di tengah
perjalanan..
Wallahu’alam Bisawwab..



No comments:
Post a Comment